Tak tahu pasti bulan apa, hampir setengah tahun lebih aku
mengenalnya. Berawal dari pesan singkat dan berakhir juga dengan pesan singkat.
Haruskah aku menamai tulisan ini dengan judul PESAN SINGKATKU?? Haha,
sepertinya itu judul yang konyol. Kakak dari temaku itulah Dia, kami beda 5
tahun. Tapi ketika aku membuat percakapan dengannya lewat SMS aku sangat nyaman
ketika berbicara dengannya. Seperti berbicara dengan teman sendiri ^^.
Datang diwaktu yang sangat tepat itulah dirimu yang dulu dan
pergi diwaktu yang salah karena saat aku sudah mulai menerimamu sebagai ‘orang terkasih’
bagiku ?. Disaat aku sudah mulai menerima dirimu apa adanya.
Aku tahu mungkin kau jengah dengan diriku yang tak ada
special-specialnya bagi dirimu. Aku menyadari itu. Tapi yang membuat aku kesal-
dan aku snagat menyesal menjawabnya- mengapa kau utarakan ‘itu’ jika kau hanyta
ingin mengobrak-abrik hatiku dengan kata-katamu itu?
Bodoh itulah diriku, tapi bukankah cinta itu suatu kebodohan?
Bahkan orang yang semula memutuskan semua dengan logis, tapi ketika berhadapan
dengan sesuatu yang berembel-embel CINTA, orang itu tak akan memikirkan apapun.
Bukanka cinta membuat orang menjadi bodoh, menjadi tidak
logis lagi? Tapi ketika CINTA pergi orang juga bisa menjadi lebih dari orang
perkirakan. Menjadi lebih dari bodoh, lebih dari gila?. Tapi itu hanya sebagian
saja, ketika orang itu kehilangan CINTA sejatinya. Mungkin semua itu terasa
biasa saja, karena keilangan CINTA SEJATI itu seperti kehilangan separuh jiwa
kita.
Dan teman-teman, dibalik semua cobaan yang Allah berikan
kepada kita pasti ada hikmah dibaliknya. Mungkin Allah menjauhkan ‘dia’ dari
kita karena Allah tahu, ‘dia’ TAK CUKUP PANTAS UNTUK KITA.
Haaah, akhirnya tulisan ini selesal juga setelah menuggu berhari-hari
SAYANG , MASIHKAH KAU INGAT DENGAKU ?
-AYANG :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar